Jake Paul Resmi Dicoret dari Peringkat Dunia WBA Usai Kalah KO dari Anthony Joshua

Jake Paul Resmi Dicoret dari Peringkat Dunia WBA Usai Kalah KO dari Anthony Joshua

BERITA KERABAT – Dunia tinju internasional baru saja menyaksikan akhir dari sebuah eksperimen besar. Jake “The Problem Child” Paul, sosok yang bertransformasi dari bintang YouTube menjadi petinju profesional penuh kontroversi, secara resmi telah dihapus dari daftar peringkat dunia oleh badan tinju WBA (World Boxing Association). Keputusan tegas ini diambil menyusul kekalahan KO yang dialami Paul saat menghadapi mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, di penghujung tahun 2025.

Bagi Paul, kehilangan peringkat ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan hancurnya legitimasi yang selama ini ia bangun dengan susah payah. Selama hampir dua tahun, Paul berusaha membuktikan kepada para skeptis bahwa dirinya bukan sekadar pelaku “tinju hiburan”, melainkan penantang serius yang layak memperebutkan sabuk juara dunia. Namun, di bawah lampu terang Kaseya Center, Miami, realitas olahraga ini berbicara lebih keras daripada konten media sosial.

Malam Pembuktian yang Berujung Bencana

Pertarungan melawan Anthony Joshua awalnya dirancang sebagai laga “cross-over” terbesar abad ini. Joshua, yang sedang dalam misi merebut kembali takhta kelas beratnya, menerima tantangan Paul yang ingin membuktikan bahwa ia mampu bersaing dengan raksasa. Meski Paul biasanya bertarung di kelas penjelajah (cruiserweight), ia sepakat untuk naik ke kelas berat demi menghadapi Joshua.

Namun, sejak bel ronde pertama berbunyi, perbedaan level teknis terlihat sangat mencolok. Anthony Joshua tampil dengan presisi yang mengerikan. Ia tidak terburu-buru, menggunakan jab panjangnya untuk menjaga jarak, dan membiarkan Paul kelelahan karena terus bergerak menghindar. Jake Paul, yang biasanya memiliki keunggulan kekuatan atas mantan petarung MMA, kali ini justru terlihat kecil dan rentan di depan fisik atletis Joshua.

Puncaknya terjadi pada ronde keenam. Sebuah kombinasi hook kiri yang diikuti dengan pukulan kanan lurus (straight) dari Joshua mendarat tepat di rahang Paul. Seketika, sang YouTuber tersungkur ke kanvas dalam kondisi tidak sadarkan diri. Wasit segera menghentikan pertandingan tanpa perlu menyelesaikan hitungan. Hasil diagnosis medis setelah laga menunjukkan bahwa Paul mengalami cedera fraktur rahang, yang memaksanya menepi dari ring untuk waktu yang lama.

Keputusan Tegas WBA: Penghapusan dari Peringkat 15 Besar

Sebelum tragedi di Miami tersebut, Jake Paul sempat menduduki peringkat ke-14 dunia di kelas penjelajah versi WBA. Peringkat ini ia dapatkan secara kontroversial setelah mengalahkan beberapa veteran dan petinju yang sedang menurun performanya. WBA saat itu mengklaim bahwa Paul membawa “atensi baru” bagi olahraga tinju, meskipun banyak pengamat menilai itu hanyalah strategi pemasaran.

Namun, kekalahan memalukan dari Joshua mengubah segalanya. Dalam rapat komite pemeringkatan terbaru WBA yang dirilis pada awal Januari 2026, nama Jake Paul resmi dicoret. Juru bicara WBA menyatakan bahwa peringkat diberikan kepada atlet yang mampu berkompetisi dan meraih kemenangan melawan petarung aktif di kelasnya. Dengan kekalahan KO dan absennya Paul karena cedera rahang, ia tidak lagi memenuhi syarat untuk berada di jajaran elit dunia.

Penghapusan ini menandakan bahwa Paul harus memulai perjalanannya dari nol lagi. Posisi 15 besar kini diisi oleh petinju-petinju tradisional yang telah merangkak dari kompetisi amatir, mengakhiri “hak istimewa” yang sempat dinikmati Paul selama setahun terakhir.

Dampak Bagi Karier dan Industri Tinju

Kekalahan ini menimbulkan perdebatan luas mengenai masa depan “tinju influencer”. Di satu sisi, Jake Paul berhasil membawa jutaan penonton baru ke olahraga tinju melalui platform digitalnya. Namun, di sisi lain, kekalahan telak dari petinju sekaliber Joshua membuktikan bahwa ada batasan yang jelas antara popularitas media sosial dan kemampuan teknis kelas dunia.

Kini, Jake Paul menghadapi persimpangan jalan. Dengan rahang yang masih dalam masa pemulihan dan peringkat dunia yang hilang, pilihannya menjadi terbatas:

  1. Kembali ke Tinju Hiburan: Bertarung melawan sesama YouTuber atau mantan petarung MMA untuk mengejar keuntungan finansial murni.
  2. Membangun Ulang Karier: Kembali bertarung melawan petinju profesional peringkat bawah di kelas penjelajah untuk membuktikan kelayakannya kembali ke daftar WBA.

Anthony Joshua sendiri, pasca kemenangan ini, langsung membidik laga penyatuan gelar melawan pemenang antara Oleksandr Usyk dan Tyson Fury. Bagi Joshua, mengalahkan Paul hanyalah sebuah “latihan berbayar” yang memastikan namanya tetap relevan di mata penggemar kasual.