Kolaborasi Pekan Ramadhan Sumut 2026 Diharapkan

Kolaborasi Pekan Ramadhan Sumut 2026 Diharapkan

Berita Kerabat – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menghadirkan terobosan melalui penyelenggaraan Pekan Ramadhan Sumut 2026. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 15 Maret 2026 di Kompleks Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, ajang ini dicanangkan sebagai simbol kolaborasi inklusif yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kolaborasi Pekan Ramadhan Sumut 2026

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, dalam rapat persiapannya menekankan bahwa kunci kesuksesan acara tahun ini terletak pada kata Kolaborasi. Pemerintah tidak ingin bekerja sendirian. Pekan Ramadhan 2026 dirancang untuk mempertemukan berbagai lini, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan (Forkopimda), dunia usaha, komunitas kreatif, hingga masyarakat luas.

“Kita ingin menghadirkan ruang di mana semua pihak merasa memiliki. Kolaborasi ini harus nyata, baik dalam tahap perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan. Tidak boleh ada instansi yang berjalan sendiri-sendiri,” tegas Sulaiman. Sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diperkuat untuk memastikan fasilitas umum, kebersihan, hingga kenyamanan pengunjung terjaga dengan standar tinggi.

Pemberdayaan UMKM Dan Pasar Murah

Salah satu pilar utama yang menjadi harapan besar dalam kolaborasi ini adalah kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda P. Setiawan, mengungkapkan bahwa Pekan Ramadhan akan menjadi etalase bagi produk-produk lokal unggulan.

Bazar UMKM yang dihadirkan tidak hanya menawarkan kuliner takjil, tetapi juga produk fashion muslim dan kerajinan tangan. Harapannya, dengan partisipasi aktif dunia usaha, para pelaku UMKM mendapatkan panggung untuk memperluas pasar mereka. Selain itu, Pasar Murah yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak penyedia kebutuhan pokok diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan jelang Idulfitri. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah dan dunia usaha bisa langsung menyentuh kebutuhan dapur rakyat.

Syiar Agama Yang Harmonis

Di sisi lain, Pekan Ramadhan Sumut 2026 tetap menjaga marwahnya sebagai pusat syiar keagamaan. Berbagai kegiatan seperti ceramah oleh ustaz nasional, khataman Al-Qur’an massal, dan kompetisi religius bagi generasi muda akan mengisi jadwal acara dari pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.

Kolaborasi dengan para ulama dan tokoh masyarakat bertujuan untuk membangun atmosfer Ramadhan yang sejuk dan harmonis di Sumatera Utara. Dengan konsep acara yang terbuka untuk umum dan gratis, pemerintah berharap seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kegembiraan bulan suci tanpa terbebani biaya masuk.

Harapan Dan Masa Depan

Pekan Ramadhan Sumut 2026 diharapkan menjadi contoh praktik kolaborasi pemerintah yang solid dan responsif. Keberhasilan acara ini nantinya akan diukur dari seberapa besar perputaran ekonomi yang tercipta dan seberapa kuat nilai kebersamaan yang terbangun antarwarga.

Dengan persiapan yang matang dan semangat gotong royong, ajang ini diproyeksikan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan lokal ke PRSU, tetapi juga membangun optimisme kolektif bahwa Sumatera Utara adalah provinsi yang tangguh secara ekonomi dan religius secara spiritual. Pekan Ramadhan ini adalah undangan bagi kita semua untuk kembali merajut silaturahmi sekaligus mendukung produk-produk karya anak bangsa.