Bikin Melongo! Hyundai NEXO Isi 5 Menit Bisa Tempuh 826 Km

Bikin Melongo! Hyundai NEXO Isi 5 Menit Bisa Tempuh 826 Km

BERITA KERABAT – Dunia otomotif kembali dibuat terkejut oleh kemajuan teknologi kendaraan hidrogen dengan kehadiran Hyundai NEXO generasi terbaru yang mampu menempuh jarak hingga 826 kilometer (WLTP) hanya dari pengisian hidrogen singkat sekitar 5 menit. Teknologi ini menunjukkan potensi besar kendaraan sel bahan bakar hidrogen (FCEV) sebagai alternatif ramah lingkungan selain mobil listrik baterai.

Terobosan Teknologi Hidrogen Hyundai NEXO

Hyundai Motor Company, pabrikan otomotif asal Korea Selatan, secara global meluncurkan all‑new NEXO 2026, SUV bertenaga hidrogen listrik (hydrogen fuel cell vehicle) yang membawa sejumlah peningkatan signifikan dibanding pendahulunya. Salah satu yang paling mencolok adalah jangkauan ekstrem hingga 826 km berdasarkan standar WLTP setelah hanya sekitar 5 menit pengisian hidrogen angka yang biasanya hanya ditemui pada mobil pengisi bahan bakar konvensional.

Sistem fuel cell terbaru pada NEXO kini menggabungkan sel bahan bakar hidrogen dengan baterai berkapasitas lebih besar, sehingga menghasilkan total output mencapai sekitar 190 kW. Ini membuat SUV ini tidak hanya mampu menempuh jarak jauh, tetapi juga memberikan performa yang lebih responsif dengan akselerasi yang lebih baik.

Bagaimana Teknologi Hidrogen Bekerja?

Berbeda dengan mobil listrik konvensional yang menggunakan baterai besar, NEXO menggunakan teknologi fuel cell. Dalam sistem ini, hidrogen disimpan dalam tangki bertekanan tinggi dan dikombinasikan dengan oksigen dari udara untuk menghasilkan listrik melalui reaksi kimia. Hasilnya adalah energi listrik untuk menggerakkan motor kendaraan dan air sebagai satu‑satunya emisi keluarannya.

Keunggulan teknologi ini adalah pengisian bahan bakar yang cepat, mirip seperti mengisi bensin atau solar di stasiun bahan bakar. Dalam kasus NEXO, jumlah hidrogen di tangki dapat diisi penuh dalam sekitar lima menit, jauh lebih cepat dibandingkan pengisian baterai mobil listrik baterai (BEV) yang sering memakan waktu puluhan menit hingga beberapa jam tergantung jenis charger.

Desain dan Fitur Premium

Selain keunggulan teknis, NEXO generasi baru juga mendapat penyegaran desain eksterior dan interior yang lebih modern dan aerodinamis. Bahasa desain terbaru Hyundai yang disebut ’Art of Steel’ makin mempertegas karakter SUV futuristik ini.

Interior NEXO dilengkapi dengan fitur‑fitur berkelas seperti:

  • Ruang kabin luas dengan kursi premium,
  • Sistem infotainment modern,
  • Teknologi konektivitas termasuk update via OTA,
  • Fitur keselamatan lengkap berbasis Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Tak ketinggalan, Hyundai juga menambahkan fitur‑fitur fungsional seperti kemampuan towing hingga 1.000 kg di pasar Eropa, improved cold‑weather operability, dan fitur hiburan premium yang membawa pengalaman berkendara lebih nyaman.

Posisi dalam Strategi Mobilitas Hyundai

Keberhasilan NEXO terbaru menunjukkan komitmen Hyundai dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan di luar sekadar mobil listrik baterai. Meski tren global lebih mengarah ke BEV, Hyundai melihat potensi strategis FCEV terutama dalam hal jarak jelajah dan kecepatan “refuelling” yang sulit ditandingi oleh baterai BEV.

Hyundai bahkan telah menanamkan investasi jangka panjang dalam teknologi hidrogen melalui brand khusus bernama HTWO, yang menangani solusi lengkap hidrogen dari produksi, penyimpanan, hingga distribusi energi hidrogen di berbagai sektor, termasuk otomotif dan industri energi.

Tantangan Infrastruktur Hidrogen

Walau keunggulan teknisnya menjanjikan, satu tantangan utama FCEV seperti NEXO adalah ketersediaan infrastruktur pengisian hidrogen yang saat ini masih terbatas di banyak negara. Infrastruktur ini diperlukan agar pengguna dapat menikmati kecepatan dan jarak tempuh maksimal yang ditawarkan. Tanpa stasiun hidrogen yang luas, adopsi massal kendaraan hidrogen menjadi terhambat.

Namun, beberapa negara di Eropa, Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat mulai memperluas jaringan stasiun hidrogen seiring dorongan untuk netral karbon, sehingga peluang bagi teknologi seperti NEXO makin terbuka.