Dubai Terendam Banjir, Warga Diminta Tetap di Rumah

Dubai Terendam Banjir, Warga Diminta Tetap di Rumah

BERITA KERABAT – Kota metropolitan yang terkenal dengan gedung pencakar langit, pusat perbelanjaan mewah, dan cuaca gurun yang panas ini kini menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (18/12/2025) hingga Jumat (19/12/2025) telah menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan dan area pemukiman di Dubai dan wilayah lain di UEA. Fenomena ini memaksa pemerintah mengeluarkan imbauan tegas kepada warga untuk tetap berada di dalam rumah kecuali dalam keadaan benar‑benar mendesak.

Peringatan resmi datang setelah hujan deras yang jarang terjadi di negara padang pasir itu menyebabkan genangan air di banyak jalan utama. Beberapa ruas jalan tergenang sedalam roda kendaraan, sehingga memperlambat lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengendara. Condongnya cuaca ekstrem ini juga memaksa pihak berwenang menutup akses ke beberapa area yang rawan banjir dan menghimbau warga untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak esensial.

Penyebab Cuaca Ekstrem di Dubai

Kantor Pusat Meteorologi Nasional (National Centre of Meteorology/NCM) melaporkan bahwa sistem hujan yang melanda Dubai merupakan bagian dari pola cuaca tidak stabil yang mempengaruhi seluruh Uni Emirat Arab, termasuk Abu Dhabi dan wilayah utara lainnya. Badan meteorologi memperkirakan hujan akan berlanjut hingga Jumat siang, dengan potensi intensitas yang tetap tinggi. Ini merupakan fenomena langka mengingat kondisi geografis UEA yang umumnya kering.

Hujan deras semacam ini tidak hanya berdampak pada permukaan tanah, tetapi juga sistem drainase kota yang biasanya tidak dirancang untuk menangani curah hujan besar dalam waktu singkat. Akibatnya, air menggenang di beberapa titik rendah, menimbulkan banjir lokal yang cukup signifikan, khususnya di jalan‑jalan utama dan area permukiman.

Imbauan Pemerintah dan Respons Warga

Pihak kepolisian Dubai mengirimkan peringatan melalui sistem emergency alert ke ponsel warga untuk tetap berada di rumah dan menghindari keluar selama cuaca buruk kecuali jika benar‑benar diperlukan. Dalam pesannya, otoritas keamanan menekankan bahwa tujuan utama peringatan ini adalah untuk menjaga keselamatan publik dan mencegah kecelakaan atau insiden yang lebih serius akibat banjir.

Imbauan tersebut sejalan dengan langkah pemerintah yang juga meminta sektor swasta dan pemerintah untuk memberlakukan sistem kerja dari rumah (work from home) pada hari Jumat. Pemerintah Dubai secara khusus menginstruksikan pegawai pemerintahan untuk bekerja jarak jauh, sementara sektor swasta dianjurkan mengikuti langkah serupa jika memungkinkan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah serta risiko yang mungkin timbul dari perjalanan di tengah kondisi jalan yang basah dan licin.

Selain itu, warga diminta untuk menghindari area yang rawan banjir seperti dekat lembah wadis, pantai, dan lokasi dengan drainase buruk. Penutupan sementara beberapa fasilitas umum, termasuk pantai dan taman, juga dilakukan demi menjamin keselamatan masyarakat.

Dampak pada Kegiatan Transportasi dan Publik

Banjir akibat hujan deras ini menyebabkan sejumlah gangguan dalam lalu lintas. Beberapa jalan utama mengalami penutupan sementara akibat genangan air, sementara beberapa rute transportasi mengalami keterlambatan. Laporan juga mencatat bahwa sejumlah penerbangan di bandara internasional mengalami pembatalan atau penundaan karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Tak hanya itu, layanan pengantaran makanan dan jasa kurir turut terkena dampaknya. Banyak pengemudi dua roda yang kesulitan menavigasi jalan yang tergenang, sehingga beberapa layanan melambat atau berhenti sementara demi keselamatan pengemudi serta konsumen.

Reaksi Warga dan Media Sosial

Reaksi warga terhadap situasi ini beragam. Di media sosial, banyak penduduk ekspatriat dan warga lokal membagikan foto dan video kondisi jalan yang tergenang, serta cerita tentang perjalanan yang tertunda akibat banjir. Beberapa komunitas juga saling berbagi informasi terkini tentang daerah‑daerah yang lebih parah terdampak dan area yang relatif bebas dari banjir.

Meski demikian, mayoritas masyarakat menyambut baik langkah pemerintah yang menekankan keselamatan dan kesehatan publik. Imbauan untuk tetap di rumah telah diterima secara luas sebagai langkah pencegahan yang bijaksana di tengah kemungkinan hujan masih akan berlangsung dalam beberapa jam ke depan. Diskusi di berbagai forum menunjukkan bahwa banyak warga lebih memilih untuk menunda kegiatan luar rumah dan mengikuti arahan otoritas.

Antisipasi dan Persiapan Pemerintah

Pemerintah Dubai, bersama badan‑badan terkait, telah meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem ini dengan memantau kondisi sungai, waduk, dan sistem drainase. Tim Tanggap Darurat juga siaga untuk memberikan bantuan bila diperlukan, termasuk evakuasi cepat bagi warga yang mungkin terjebak dalam kondisi berbahaya. Walaupun sampai saat ini belum banyak laporan besar tentang kerusakan infrastruktur atau korban jiwa, langkah antisipatif ini dinilai penting untuk meminimalisir dampak yang lebih luas.