BERITA KERABAT – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali membuka program Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan total 33.039 kuota penumpang dan fasilitas bagi 5.628 sepeda motor, yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Program ini diharapkan membantu warga pulang kampung dengan aman, nyaman, dan terjangkau pada puncak liburan akhir tahun.
Program mudik gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya, terutama sepeda motor yang selama ini menjadi kontributor angka kecelakaan tinggi pada musim arus mudik. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan bahwa mudik gratis tidak hanya soal tradisi tahunan tetapi juga soal keselamatan serta kemudahan mobilitas bagi masyarakat yang ingin berkumpul dengan keluarga.
Besaran Kuota dan Moda Transportasi
Total kuota yang disediakan pada periode Nataru 2025/2026 mencapai 33.039 penumpang, didukung fasilitas untuk 5.628 sepeda motor yang bisa dibawa menggunakan moda kereta api dan angkutan lainnya. Kuota ini dibagi melalui tiga moda transportasi utama:
- Angkutan Darat: Bus dengan pemberangkatan dari Jakarta menuju 10 kota tujuan di Pulau Jawa seperti Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Madiun, Cilacap, Purwokerto, Wonosobo, dan Wonogiri.
- Kereta Api: Layanan angkutan sepeda motor dan penumpang dari Jakarta ke beberapa kota strategis di Jawa dengan fasilitas kendaraan gratis.
- Angkutan Laut: Kapal laut yang siap mengangkut penumpang ke rute-rute tertentu, khususnya yang melibatkan lintasan pelabuhan besar.
Dengan pembagian yang begitu luas, Pemerintah berharap program ini bisa menyentuh berbagai lapisan masyarakat dari berbagai wilayah yang ingin pulang ke kampung halaman, baik untuk merayakan Natal maupun menyambut Tahun Baru.
Pendaftaran: Ini Cara Daftarnya
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti program ini, proses pendaftaran tidak dipungut biaya dan dibuka secara online. Berikut langkah-langkah pendaftaran yang telah dirangkum:
Akses Portal Resmi
Buka browser di ponsel atau laptop Anda lalu kunjungi laman resmi mudik gratis, yaitu nusantara.kemenhub.go.id.
- Isi Formulir Pendaftaran
Setelah halaman situs terbuka, pilih menu Daftar Mudik Gratis dan isi semua data pribadi sesuai KTP serta detail peserta yang akan ikut. Pastikan semua informasi seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, dan tujuan mudik diisi dengan benar. - Pilih Moda & Rute
Pada menu berikutnya, pilih moda transportasi (bus, kereta, atau kapal) dan rute mudik yang diinginkan. Setiap moda memiliki kuota terbatas, jadi disarankan daftar sedini mungkin. - Verifikasi Data
Setelah formulir diisi, calon peserta harus melakukan verifikasi data pada lokasi dan waktu yang ditetapkan oleh panitia biasanya di posko Kemenhub atau kantor pusat sesuai jadwal yang diumumkan. - Konfirmasi Akhir
Jika verifikasi berhasil, peserta akan mendapatkan konfirmasi resmi melalui email atau SMS yang digunakan saat pendaftaran. Simpan bukti tersebut sebagai tiket perjalanan Anda.
Pendaftaran sendiri sudah dimulai sejak awal Desember 2025 dan dibuka secara bertahap hingga kuota terpenuhi. Bagi warga yang belum mendaftar, pemerintah mengimbau untuk segera melakukannya karena minat masyarakat sangat tinggi.
Rute dan Operasional Program
Bus angkutan mudik gratis akan berangkat dari Terminal Pulogebang, Jakarta pada tanggal-tanggal tertentu yang dipilih menjelang puncak arus mudik, sekitar 23–24 Desember 2025, dengan penyesuaian jadwal berdasarkan tujuan masing-masing.
Sementara itu, layanan kereta api yang melayani pengangkutan sepeda motor mencakup rute dari Jakarta ke Semarang (lintas utara) dan Jakarta ke Purwosari (lintas tengah), sehingga memberikan fleksibilitas bagi pemudik yang ingin membawa kendaraan mereka.
Pelayanan angkutan laut juga tersedia untuk jalur-jalur tertentu, meskipun rute dan jadwalnya lebih terbatas dibanding bus dan kereta. Informasi lengkap dan jadwal detail bisa dilihat langsung di situs resmi Kemenhub atau portal pendaftaran yang sama.
Manfaat Program dan Imbauan Keselamatan
Program ini bukan semata soal menyediakan transportasi gratis, tetapi juga dimaksudkan untuk:
- Mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya karena beralih dari kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, ke angkutan umum yang lebih aman.
- Mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama dan bebas tol selama periode puncak liburan.
- Meringankan beban biaya perjalanan bagi masyarakat yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Menhub Dudy Purwagandhi juga mengingatkan bahwa program ini memiliki kuota terbatas dan mendesak masyarakat untuk tidak menunda pendaftaran agar kesempatan ikut mudik gratis tidak hilang.
